recent posts

Kalimantan Timur Bakal Lebih Promosikan Pesut Dan Sungai Mahakam

Foto: Sungai Mahakam

Samarinda - Kalimantan Timur punya Sungai Mahakam yang luas nan unik. Di situ hidup pesut air tawar, yang mana akan dikemas dengan baik sebagai destinasi wisata.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus mengoptimalkan elemen-elemen pariwisata untuk memacu roda perekonomian daerah. Salah satunya melaksanakan seminar Sosialisasi Branding Pesona Indonesia yang berbarengan dengan acara Dekonsentrasi Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur di Hotel Harris, Samarinda, pada tanggal 22- 24 Maret 2017.

Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti yang juga didampingi Plt Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Hariyanto menyampaikan ada empat poin pokok yang dibahas dalam program sosialisasi tersebut yakni taktik analisis situasi, taktik formulasi, implementasi strategi, merk and branding. Dalam program yang didukung oleh Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar itu dihadiri oleh 10 dinas pariwisata 10 kabupaten dan kota di Kaltim, Mitra Dispar Kaltim, OPD terkait dan beberapa komunitas di dunia pariwisata.

"Poin paparannya yaitu kami tetap berpatokan pada amanah pembangunan nasional bidang pariwisata yakni Meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan sambil meningkatkan kontribusinya bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat di daerah tujuan wisata, maka dari itu kami terus konsisten menggelar sosialisasi branding ini," Kata Esthy dalam rilis yang diterima detikTravel, Jumat (24/3/2017).

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur Syafrudin Permata mengatakan, branding yang terus dikedepankan oleh pihaknya di Kaltim yaitu kekayaan sungai. Kata Syafruddin, sungai tentu banyak terdapat di banyak sekali bagian dunia. Namun, tak banyak sungai yang mempunyai keunikan, menyerupai menjadi habitat binatang langka.

Sungai Mahakam di Pulau Kalimantan menjadi salah satu dari sedikit sungai yang unik itu. Sungai dengan panjang lebih dari 900 kilometer ini menjadi tempat hunian pesut. Pesut atau lumba-lumba air tawar yaitu spesies mamalia air yang menghuni wilayah perairan tawar di India, Indochina, Filipina dan Kalimantan.

Seluruh badan binatang ini berwarna kelabu sampai biru tua, namun bab bawahnya berwarna lebih pucat. Sirip punggung pesut kecil dan membulat di tengah punggung. Dahinya tinggi dan membulat, tidak bermoncong. Sirip tangannya pun lebar membulat. Pada 2005, populasi pesut Mahakam diperkirakan antara 67 sampai 70 ekor (2005).

"Kehadiran pesut ini menciptakan Sungai Mahakam menjadi tempat wisata yang eksotis. Untuk itulah Kapal Wisata pesut kita hadir untuk melayani para wisatawan yang ingin menjelajahi keunikan Sungai Mahakam," ujar Syafrudin.

Selain pesut, banyak pesona lain yang muncul dari Sungai Mahakam yang sanggup dijelajahi memakai Kapal pesut Kita. Masjid Shiratal Mustaqiem di Kampung Tenun, serta 3 buah jembatan yang membentang di alur sungai Mahakam yang menghubungkan Samarinda kota dan Samarinda Seberang yaitu beberapa pola keunikan wisata yang sanggup ditemui di sisi Sungai Mahakam.

Masjid Shiratal Mustaqiem sendiri merupakan masjid tertua di Kota Samarinda. Masjid yang dibangun tahun 1881 ini pernah menjadi pemenang ke-2 dalam Festival masjid-masjid bersejarah di Indonesia pada tahun 2003. Masjid ini dibangun oleh Said Abdurachman bin Assegaf yang bergelar Pangeran Bendahara, seorang pedagang muslim dari Pontianak.

Sedangkan Kampung Tenun yang terletak di Samarinda Seberang merupakan tempat tinggal para perempuan yang penghasilannya bergantung pada kerajinan tenun sarung yang mereka produksi. Kerajinan ini diperkenalkan oleh suku Bugis yang tiba ke tempat Samarinda pada tahun 1668 silam. Sarung tenun Samarinda diproduksi secara tradisional dengan memakai alat tenun sederhana yang disebut dengan gedokan.

Pesona di tepian Sungai Mahakam lainnya yaitu Pelabuhan Samarinda dan Kawasan Pasar Pagi. Kedua tempat ini memegang peranan penting bagi perekonomian Samarinda di masa kemudian maupun sekarang. Pasar Pagi terletak di bibir sungai Mahakam dan berdekatan dengan Masjid Raya Darussalam.Sedangkan Masjid Raya Darussalam merupakan masjid terbesar di kota Samarinda dan terletak di bibir Sungai Mahakam. Lokasinya yang berada di bibir sungai ini menimbulkan Masjid ini objek utama yang dilihat saat kapal laut, terutama dari Jawa dan Sulawesi akan merapat di pelabuhan Samarinda.
Kalimantan Timur Bakal Lebih Promosikan Pesut Dan Sungai Mahakam Kalimantan Timur Bakal Lebih Promosikan Pesut Dan Sungai Mahakam Reviewed by agus on 9:04 AM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.