recent posts

Pariwisata Di Selatan Bali Sudah Mentok Belum?

Ilustrasi turis di Pantai Kuta (Gede Suardana/detikTravel)

Jimbaran - Mayoritas wisatawan di Bali tumplek blek di kawasan Selatan. Dari Seminyak, Kuta hingga Uluwatu. Apakah sudah menjadi batasnya yang maksimal?

Kadisbudpar Badung, Tjokorda Raka Darmawan menyampaikan Bali ditarget mendapat 8 juta wisman tahun 2019. Tahun 2016 sudah sanggup 4,6 juta wisman atau naik 20 persen dari 2015.

Kabupaten Badung yang memanjang dari utara Seminyak hingga selatan Uluwatu ialah tempat berkumpulnya secara umum dikuasai hotel di Bali. Bali punya 130 ribu kamar hotel dan 75 ribu kamar ada di Badung. Meski begitu, Badung tidak akan menyetop pembangunan pariwisatanya.

"70 Persen Pendapatan Asli Daerah (PAD) Badung Rp 3,8 triliun dari pariwisata. Pajak hotel dan restoran untuk pembangunan infrastruktur di Badung dan kita bantu 6 kabupaten di Bali dari pajak itu Rp 340 miliar," kata Darmawan di Movenpick Resort & Spa, Jimbaran, Bali, Kamis (12/1/2017) sore.

Itu sebabnya berdasarkan ia pembangunan pariwisata tetap dilanjutkan, lantaran mengalir uangnya ke kabupaten tetangga untuk mengurus destinasinya. Wisatawan menginap di Badung tapi berwisata di Ubud, Karangasem, Lovina dan lain-lain kawasan di Bali. Bahkan Badung masih berencana menambah destinasi baru.

"Kami sasaran tiap tahun ada 1 destinasi baru. Total sudah ada 36 objek wisata dan 11 desa wisata," jelasnya.

Darmawan juga menyambut konkret munculnya hotel gres ibarat Movenpick Resort & Spa Jimbaran. Dia tidak kuatir Kabupaten Badung kebanyakan hotel.

"Kita nggak bicara moratorium hotel demi peresapan tenaga kerja dan investisi. Tapi kita menata dan mengawasi. Membatasi dari luas tanah minimal 5.000 m2. Kalau Kuta Utara minimal 7.500 m2, jika Kuta Selatan minimal 1 hektar. Ini untuk mengerem, jika tidak hotel bujet akan berkembang," kata Darmawan.

Darmawan menegaskan masih ada ruang untuk berkembangnya pariwisata di Badung. Meski begitu Darmawan mengingatkan pelaku perjuangan pariwisata memperlihatkan sertifikasi pekerja pariwisata.

"Kita membantu 800-1.000 orang pertahun mendapat sertifikasi," tutupnya.
Pariwisata Di Selatan Bali Sudah Mentok Belum? Pariwisata Di Selatan Bali Sudah Mentok Belum? Reviewed by agus on 9:02 PM Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.